Sunday, December 17, 2023

FAMILY: JATAH ME TIME

Saya punya kesepakatan tidak tertulis dengan pasangan soal pentingnya diri masing-masing untuk mendapatkan hak berupa me time. Apa itu me time? Kenapa diperlukan dan sampai dibuat kesepakatan tidak tertulis untuk masing-masing mendapatkannya?

Me time dapat diartikan sebagai waktu khusus yang diambil untuk sendirian. Alone. Me time sangat bermanfaat dalam rangka mengevaluasi sebuah makna hubungan keluarga. Me time memberikan peluang pada pasangan untuk saling merenggang satu sama lain agar kembali muncul rapatan.

Karena mustahil menyatukanpadukan dua insan yang berbeda dalam banyak hal, maka me time adalah agenda yang harus kami rutinkan masing-masing. Saya termasuk yang paling sering mengajukan terlebih dulu ke istri untuk mengambil jatah me time.

Lalu bentuk konkrit me time yang dimaksud ini bagaimana? Kami saling memahami jauh sebelum memutuskan hidup bersama dalam ikatan pernikahan, kami sudah memiliki hobi atau circle masing-masing. Dua hal ini yaitu hobi dan circle yang berbeda tentu menjadi alasan kuat untuk bisa menerapkan agenda me time.

Istri saya sangat menyukai olahraga bola basket, muai thai, dan hobi nonton film misalnya. Saya selalu memberikan kesempatan padanya untuk tetap merawat hobinya itu. Alih-alih melarangnya atau mengikutinya ngalor-ngidul, itu hanya akan membuatnya tidak nyaman. Maka jatah me time baginya adalah bagian dari kewajiban saya memberinya.

Begitu juga dengan saya sendiri, saya hobi berpetualang ke tempat-tempat asing yang belum pernah dikunjungi. Saya pun akan mengambil jatah hak me time untuk itu semua. Apakah istri tidak melarang atau ingin ikut? Tentu ada kalanya ingin ada kalanya tidak karena sudah memahami kesepakatan di atas tadi.

Lalu bagaimana dengan anak? Siapa yang merawat atau momong saat salah satu pihak ingin mengambil jatah me time? Justru ini letak balance-nya. Kami menjadi merasakan satu sama lain bagaimana seru dan capeknya ketika mendapatkan jatah membersamai anak. Ini seru.

Meskipun begitu, meski kami memutuskan untuk memiliki kesepakatan saling mendapatkan jatah me time. Kami juga tetap berkomitmen kuat untuk mengambil waktu bersama, family time. Bersama-sama dalam menggapai kebahagiaan dalam keluarga.

Jadi, hakikat ikatan pernikahan bagi kami bukanlah didefinisikan sebagai saling mengikat atau mengekang satu sama lain. Sebaliknya, ikatan pernikahan adalah kompromi besar dalam rangka menggapai kenyamanan masing-masing. Sepertinya terdengar mudah diteorikan, padahal kenyataanya sangat sulit.

Kalau kamu yang dulu masih single bisa jalan sendiri atau dengan circle-mu lalu setelah menikah semua itu tidak bisa kamu lakukan karena alasan ikatan pernikahan. Itu bukan salahmu. Itu hanya karena kamu tidak membuat konvensi atau perjanjian dengan pasanganmu untuk mendapatkan hak berupa me time. Semua ini soal preferensi dalam hidup. Silakan ikuti kata hatimu.

Tabik!

Robi Cahyadi
Malang, 23 November 2023

Sunday, November 19, 2023

OPINI: MENYOAL KARAKTER LINTAS GENERASI

Hari ini 23 September 2023 sedang berada di usia berapakah kalian? Coba hitung dulu usia anda saat ini dan bertanyalah pada diri sendiri atau barangkali bisa mencari bantuan google untuk menjelaskan diri kalian sedang di fase generasi apa. Apakah kalian seorang maturist, baby boomers, gen-x, gen-y, atau gen-z. Kalau gen-alpha memang belum muncul ya.

Kenapa sih bicara dan berbincang soal generasi ini kok sangat menarik? Apa menariknya dari perbincangan mengenai hal ini? Bagi penulis tentu sangat menarik karena ada semacam permasalahan khusus yang penulis namakan sebagai gejolak sosial, yang pada akhirnya berbuntut pada persoalan attitude (budi pekerti).

Penulis bukan sedang resah terhadap gejolak sosial dampak dari perbedaan generasi ini, justru penulis merasa visioner dengan memandang persoalan ini sebagai tantangan yang sangat menarik untuk diperhatikan. Minimal untuk diantisipasi agar tidak kaget atau terkejut dengan fenomena yang akan terjadi.

Baik, penulis akan mencoba menjelaskan secara singkat tentang perbedaan-perbedaan antar generasi yang sudah disebutkan di awal tulisan ini. Mari kita kenali terlebih dahulu tentang pengertian generasi per generasi menurut pandangan dan teori para psikolog yang telah bersepakat tentang itu.

Generasi maturist. Siapakah gerangan? Generasi ini menurut kesekapatan psikolog dan pemerhati sosial di Indonesia diartikan sebagai generasi yang lahir sebelum tahun 1946. Lahirnya sebelum era perang kemerdekaan. Generasi ini sudah sangat langka alias populasinya tidak lagi banyak di tahun 2023 ini. Bisa kita katakan generasi ini adalah buyut kita, jika kita di usia berkisar 30 tahunan. Di generasi ini lah paradigma banyak anak banyak rezeki berkembang.

Kemudian selanjutnya adalah generasi baby boomers. Kenapa dikatakan begitu? Baby boomers secara hariah diartikan sebagai ledakan bayi. Jadi maksudnya adalah generasi yang lahir di era ledakan bayi atau penduduk. Kapan terjadi ledakan penduduk? Pasca era perang kemerdakaan. Jadi setelah perang usai, gen maturist tadi rajin kawin mawin sehingga terjadi ledakan bayi bernama generasi baby boomers. Lahir di rentang 1946-1964.

Kita bicara sedikit lebih panjang untuk generasi baby boomers ini. Secara umum jika kalian berusia 30 tahunan, boleh jadi generasi baby boomers ini adalah kakek-nenek anda. Di generasi ini pola umumnya adalah mereka sangat gigih dalam mempertahankan kekayaan tinggalan orang tuanya. Ada ketrampilan lunak (soft skill) dalam diri mereka yaitu persistance alias tahan banting. Generasi ini dikenal sebagai mayoritas pemimimpin negeri ini sekarang.

Setelah era baby boomers, muncul lah gen-x yaitu generasi yang lahir di rentang 1965-1976. Mereka adalah anak-anak dari generasi baby boomers yang gigih itu. Tentu seperti kata pepatah kuno bahwa buah jatuh tidak akan jauh dari pohonnya. Pun begitu dengan gen-x ini yang memilili tingkat kegigihan sangat baik. Mereka bahkan memiliki tambahan attitude positif berupa kemandirian karena banyak ditinggal pergi orang tuanya ke ladang.

Sisi buruknya, gen-x ini kerap disebut sebagai individu yang skeptis karena tidak suka terlibat dalam kegiatan yang tidak menguntungkan. Kalau sebuah agenda kegiatan yang tujuannya tidak jelas, mereka cenderung tidak akan ikut serta apalagi terlibat lebih dalam. Memiliki tujuan untuk membahagiakan diri sendiri sering kali menjadikan gen-x sebagai pribadi yang tidak segan dalam menunda pernikahan dan memiliki anak. Kira-kira begitu lah kenapa di generasi ini banyak pernikahan usia muda. Lalu sebagai responnya muncul program KB dan seterusnya.

Dari gen-x ini kemudian muncul lah gen-y yaitu generasi yang lahir di rentang 1977-1994. Generasi ini bisa disebut juga sebagai generasi milenial. Sudah banyak teknologi digital masuk dan mulai dikenal oleh gen-x dekade terakhir. Jika generasi sebelumnya di masa mudanya berkirim surat cinta menggunakan titip salam, post card, maka gen-y ini sudah menggunakan media setidaknya kirim salam lewat radio, pager, bahkan sudah beralih ke handphone. Terkini sudah berkomunikasi melalui social media seperti facebook, twitter, whatsapp dan lain sebagainya.

Gen-y ini umumnya memiliki ambisi yang kuat untuk menguasai semua bidang. Mereka juga dikenal sebagai generasi yang dapat diandalkan dalam pemanfaatan teknologi alias tech-savvy. Wih keren nih, benarkah demikian? Itu tergantu kalian juga sih bersedia adaptasi dengan kembang tumbuh teknologi digital atau tidak. Pada gen-y ternyata punya fakta menarik yaitu adanya rasa percaya diri tinggi dan ambisius. Itu sebabnya angkatan ini lebih mudah meraih kesuksesan di usia muda. Saya contohnya. Aamiin 😁

Dibandingkan generasi sebelumnya, kaum milenial lebih terbuka dalam menghadapi perubahan. 
Hidup di zaman yang serba teknologi membuat kaum ini tidak bisa lepas dari penggunaan gawai. Segala hal nyaris dilakukan secara digital. Serius, saat ini banyak hal yang sudah kita lakukan di generasi ini menggunakan cara-cara digital. Sayangnya, kelemahan dari generasi ini adalah rentan terkena depresi dan stres juga cenderung sulit bergaul. Ini fakta lho, itu lah kenapa ada istilah healing (penyembuhan) di era generasi ini karena suka overthinking dan overload.

Terakhir, muncul lah generasi berikutnya yaitu gen-z mereka yang lahir di rentang tahun 1995-2012. Tumbuh di lingkungan yang serba digital membuat generasi ini tumbuh menjadi pribadi dengan karakteristik yang beragam, baik dari sisi hubungan interpersonal maupun akademis. Bicara lebih jauh mengenai karakteristik gen-z, secara umum mereka memiliki ciri-ciri seperti melek teknologi, berpemikiran terbuka, kreatif dan positif attitude lainnya.

Sayang seribu sayang, meski gen-z ini tumbuh dengan kebebasan akses informasi yang nir-batas tapi mereka punya sisi lemah yaitu nir-kegigihan, atau jika tidak bisa dikatakan sebagai nir ya less lah. Kurang gigih, gak patek ngoyo seperti baby boomers atau gen-y. Kesandung masalah dikit, mentok, pasrah atau pindah haluan tujuan yang lain. Merek juga tidak terlalu loyal pada bidan yang mereka tekuni, sangat mudah memutuskan untuk berpindah company saat under pressure. Itulah sebabnya kemudian ada istilah untuk gen-z ini sebagai generasi strawberry, lembek.

Untuk gen-alpha yang lahir di rentang 2013-2025, generasi ini hari ini masih terbilang sebagai anak-anak. Belum terididentifikasi jelas oleh para psikolog tentang karakeristik mereka. Setelah kita mengenal bermacam generasi tadi, penulis ingin mengajak pembaca untuk menyimpulkan beberapa kesimpulan awal atau barangkali disebut sebagai kesimpulan sementara. Karena sangat sulit menyimpulkan secara lugas megingat hal ini sangat dinamis bergantung pada sudut pandang masing-masing pembaca.

Singkat cerita, maturist itu tumbuh dibersamai media sosial bernama teknologi face to face, paling banter formal letter. Surat menyurat melalui tulisan tangan, itu juga kenapa di zaman ini tulisan tangan mereka sangat bagus. Umumnya mengusasi skill tata cara menulis latin tegak bersambung yang sangat indah itu. Tulisan jenis langka oleh zaman saat ini dianalogikan sebagai tulisan dokter. Ciye.

Baby boomers tumbuh bersama dengan cukup banyak face to face meeting, lumayan telepon, dan agak sedikit email. Di generasi ini ketrampilan menulis tangan masih cukup baik dan terjaga keningratannya. Pada generasi ini mereka juga banyak yang berpindidikan tinggi dengan tekad gigih menggenggam dunia. Whaa. Mereka ini gak mudah patah semangat, mereka sering bercerita tentang kesuksesannya dulu.

Adapun gen-x sudah tumbuh dengan media komunikasi email dan telepon. Mereka mulai tambah agile dan tetap mempertahankan kegigihan dalam mentas dari kemiskinan. Gen-x ini saat ini menjadi satu-satunya generasi yang mengalami perubahan dari yang sebelumnya ada menjadi ada, dari yang dulunya belum digital menjadi digital. Generasi ini punya keunikan tersendiri yang tidak dimiliki gen sebelum atau setelahnya, masa peralihan.

Gen-y atau kita ini semakin bertambah sarana komunikasi sosial, di era ini sudah dikenal online message, ratusan social media, dan full internet. Gadget sudah menjadi barang wajib yang membersamai kehidupan sehari-hari mereka. Jika bapak ibunya atau kakaknya menyusun skripsi menggunakan mesin ketik, generasi ini sudah menggunakan microsoft word. Untuk presentasi juga sudah lebih canggih menggunakan power point dengan aneka ragam efek. Sayangnya, sebentar-sebentar pusing minta healing.

Gen-z ini sudah sangat melesat jauh melampaui bayangan bapak ibunya. Mereka di era full internet di mana face time, meeting online dengan berbagai platform yang ada seperti zoom, google meet, bertebaran. Di tambah mereka juga terkena era di mana covid-19 melanda, bakat-bakat anti sosial pun terjadi pada generasi ini. Mereka sangat agile dan pikirannya meloncat-loncat, sayangnya mereka juga tak jauh dari generasi sebelumya yaitu gampang depresi, dikit-dikit minta ganti preferensi. Mereka mudah loncat dari satu perusahaan atau pekerjaan ke perusahaan atau pekerjaan lainnya.

Setelah panjang lebar membaca karakteristik lintas generasi ini, apa harapan sesunggungnya penulis kepada pembaca? Harapannya sangat sederhana, karena ternyata fakta di lapangan fenomena ini sudah terjadi dan tidak bisa dihindari. Maka hemat penulis, sudah seyogyanya kita wise (bijaksana) dalam memahami gejolak sosial yang ada. Kita tidak bisa lagi menuntut generasi selanjutnya harus mirip dengan kita, mengarahkan agar tetap gigih adalah keharusan tapi menolak agility mereka juga tidak disarankan. Blending, atau melebur dengannya adalah sebuah keharusan. Seperti falsafah kita, ing ngarsa sing tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani.

Minggu yang sangat bahagia
Malang, 23 September 2023
Robi Cahyadi

Saturday, October 21, 2023

OPINI: Id, Ego, Superego

Jika kita belajar dan lulus teorinya Sigmund Freud tentang Id, Ego, dan Superego kita akan menjadi pribadi yang wise (bijak) dalam menjadi leader, minimal kepala rumah tangga. Masalahnya teori renyah ini ternyata sulit diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada umumnya akan ada dua kecenderungan dalam bersikap sebagai individu. Kecenderungan pertama yaitu kita sebagai manusia akan mendahulukan Id sehingga dorongan pribadi atau hasrat dalam diri sendiri mengalahkan segalanya.

Kecenderungan kedua tentunya adalah kita sebagai individu lebih memilih pasrah pada norma yang ada atau mendahulukan superego. Supergo dapat berarti sebuah norma, aturan, standard, dan pakem-pakem yang dinilai ideal.

Bagaimana agar kita dapat menjadi pribadi yang bisa mengontrol antara Id dan Superego itu menjadi seimbang? Jawabannya sudah barang pasti kita harus berada di level penguasaan ego yang baik. Kita harus pandai mengelola konflik yang terjadi antara Id dan Superego.

Ingin tahu lebih dalam tentang Id, Ego, dan Superego? Belajar psikologi dasar saja dulu. Kalau kebetulan di bangku kuliah atau sekolah tidak mendapatkan pelajaran psikologi bagaimana? Jaman sudah canggih, langsung minta bantuan chat-GPT saja. Bhaaaa!

Poin: Jangan berhenti belajar untuk menjadi manusia yang lebih baik.

Saturday, September 23, 2023

FAMILY: BUKU PERTAMA ISTRIKU

Ini adalah buku perdana yang ditulis oleh istriku, mamanya Val. tentunya bersamaan dengan partner menulisnya yaitu Bu Sri Sulastri guru SMKN 2 Bojonegoro, Jatim. Saya pribadi sangat mendukung ketika istri berkeinginan menulis buku bahan ajar untuk siswa didiknya, dan barangkali siswa didik yang lainnya.

Buku berjudul Sistem Sasis Kendaraan Ringan (TKR) ini ditulis dengan harapan memberikan sumbangsih kepada dunia pendidikan khususnya SMK di lingkup Jatim. Sekaligus sebagai cara untuk mengamalkan ilmu yang dimiliki mamanya Val sesuai bidang keahliannya.

Sebagai bentuk dukungan seorang suami pada istri, saya hanya membantu dengan cara mengikhlaskan banyak waktu yang teralokasikan untuknya agar fokus menyelesaikan buku ini. Meski kadang ada perasaan tidak puas karena family and quality time harus terbagi, tapi saya yakin ini semua hanya soal waktu. Waktu untuk bahagia di kemudian hari.

Selain itu, saya pribadi sebagai orang yang gemar menulis meskipun baru sekedar menulis cerita sederhana di blog pribadi tentunya akan mustahil menolak keinginan istri dalam menulis sebuah buku bahan ajar. Alih-alih menolak, yang ada justru mendukungnya untuk menulis lebih banyak lagi buku yang lainnya. Jika perlu, dukungan materi akan ku upayakan.

Kenapa menulis sebuah buku bahan ajar menjadi hal yang sangat saya dukung padahal untuk bisa dicetak oleh penerbit Liniswara di Muntilan Magelang ini prosesnya tidak lah mudah? Juga tanpa royalti alias sepakat dengan tim MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Jatim untuk tidak mendapatkan hak atas monetesasi buku ini nantinya?

Jawabannya tentu sederhana sekali, meluangkan banyak energi tanpa dibayar memang sudah menjadi kewajiban moral seorang guru bukan? Yang diharapkan hanyalah keberkahan demi keberkahan hidup dari sang pemberi ilmu. Di samping menurut berbagai hikayat yang ada, para alim ulama kita juga produkti mengarang kitab, benar? Itu saja sudah cukup menjadi alasannya.

Terakhir, semoga buku ini bermanfaat bagi siswa didik SMK khususnya jurusan Teknik Kendaraan Ringan. Juga menjadi jalan ninja mamanya Val dalam memuluskan langkah selanjutnya yaitu mengabdi dengan tulus kepada masyarakat. Soal ganjarannya? Biar Allah SWT yang mengatur. Teman-teman bantu mengaminkan ya. Matur sembah nuwun.

Lumajang, 10 September 2023.
Bapaknya Val

Sunday, August 20, 2023

OPINI: 3 HAL YANG TIDAK BOLEH DIIRIT

Ini ilmu sekaligus filosofi dari Tiongkok. Boleh tidak sependapat, silakan saja tapi saya pribadi meyakini betul bahwa tiga hal ini memang seyogyanya tidak boleh diirit. Tidak boleh dipusingkan.

Tidak boleh diirit di sini dalam pengertian tidak perlu dipusingkan alias diperhitungkan terlalu dalam. Sehingga tiga hal yang semestinya memberi manfaat pada hidup, justru menjadi sebaliknya saat kita memaksa mengiritnya. Sengsara.

Apa saja 3 hal ini? Berikut penjelasannya. Mohon dibaca dan diperhatikan betul setiap diksi dan pilihan kata dalam tulisan saya nanti. Ini akan mempengaruhi bagaimana anda mencerna pesan yang ingin saya sampaikan.

Pertama: Dana Penunjang Kesehatan

Maksudnya bagaimana? Ya, anda tidak boleh berpikir terlalu njelimet atau bahkan mengerem alokasi dana yang diperuntukkan menunjang kesehatan anda. Alih-alih anda ingin berhemat soal dana kesehatan, yang ada anda akan dihampiri sakit dan sesungguhnya sakit itu akan memerlukan dana yang lebih besar lagi. Teorinya begitu.

Jika anda ingin sehat bugar, anda memerlukan asupan nutrisi yang bergizi. Asupan bergizi menurut kampanye Order Baru era Repelita Soeharto bisa didapatkan dari 4 sehat 5 sempurna. Karbohidrat, protein, lemak baik, vitamin, zat besi. Atau sederhananya nasi, lauk pauk, sayur, buah, dan susu. Anda harus penuhi itu semua meski harus mengeluarkan kocek lebih misalnya. Paham kan?

Ke dua: Dana Kasih Sayang ke Orang Tua

Ini berat, ini sulit dan tentunya tidak mudah. Alih-alih mencadangkan dana khusus untuk rasa sayang ke orang tua. Kadang, dapur sendiri saja ndak patek ngebul. Bener pora? Yo pora? Tapi hendaknya anda tidak perlu risaukan perihal dana ini. Hemat dan terlalu irit di area ini, saya ucapkan selamat anda akan menata hidup untuk sengsara sepanjang hayat.

Jangan pelit ke orang tua, jangan terlalu hemat jika itu untuk kepentingan kasih sayang ke orang tua. Yang bicara soal ini tentu bukan pakar tata kelola ekonomi keluarga, tapi firman Tuhan. Bagaimana semestinya orang tua yang sudah banyak berkorban untuk anaknya, layak mendapatkan kasih sayang yang sebenarnya jika dihitung ulang mustahil kita sebagai anak mampu melampaui kasih sayang mereka. Renungkan lagi perihal dana ini.

Ke tiga: Dana Investasi Pendidikan

Anda muslim? Anda kristen? Anda hindu atau budha? Atau bahkan anda sekalipun agnostic, percaya Tuhan itu ada tapi tidak bersedia memeluk agama apapun? Bebas. Apapun keyakinan anda, saya sepenuh hati haqulyakin bahwa di dunia yang materialistis ini manusia butuh investasi leher ke atas. Investasi otak alias pendidikan.

Jika anda terlalu rumit dan risau perihal alokasi dana pendidikan sehingga menyebabkan anda sendiri atau anak-anak anda tidak menginginkan pendidikan terbaik. Wassalam, sebentar lagi keturunan anda, bisa jadi keturunan pertama alias anak atau keturunan ke dua alias cucu, mungkin juga sampai cicit akan mengalami era sulit bersaing di zaman globalisasi. Irit dana pendidikan sama halnya dengan menyiapkan generasi anda sebagai sandwich. Terhimpit.

Pesannya tentu mudah sekali dipahami jika anda merupakan seorang yang open mind. Jangan irit atau terlalu perhitungan terhadap tiga hal di atas. Boleh jadi saat ini anda memang sedang tidak baik-baik saja secara finansial, meski begitu tetap prioritaskan tiga hal itu. Apalagi jika anda sedang dalam gelimang rezeki, kok ngempet dan nggegem soal 3 dana ini, pertanda keblangsakan akan segera mendatangi.

Merdeka! 🇮🇩

Malang, 20 Agustus 2023
Minggu cerah yang insyaallah dipenuhi berkah

- Robi Cahyadi -

Saturday, August 19, 2023

OPINI: SIFAT WAJIB LEADER

5 sifat wajib seorang leader (pemimpin):

1. Komunikator yang baik
2. Mempunyai daya konektifitas
3. Good attitude (must)
4. Menyampaikan goal dan harapan
5. Pemberi feedback yang baik

Bagaimana menurut kalian? Sudahkah kalian menjadi leader yang baik khususnya di tengah keluarga?

Komunikator yang baik didefinisikan sebagai kemampuan kita dalam membangun komunikasi yang efektif di dalam tim, tidak bertele-tele, semua kerangka komunikasinya sederhana dan mudah dipahami.

Daya konektifitas terdefinisi sebagai kemampuan dalam memahami berbagai jenis perilaku dalam sebuah tim, mampu menyatukan berbagai ego yang ada menjadi satu visi misi, team work.

Good attitude tentunya adalah sebuah keharusan, terdiri dari apa saja? Banyak. Bejibun. Kita harus sopan, murah senyum, ramah, pendengar yang baik, menghormati orang lain, dan lain sebagainya.

Menyampaikan goal dan harapan ini penting karena leader merupakan sosok pemimpin, panutan, pembawa arah sebuah tim akan menuju apa dan ke mana. Mudah? Tentu tidak. Harus diasah terus menerus agar expert dalam kemampuan ini.

Pemberi feedback yang baik berarti menjadi leader harus bisa menilai dan merespon setiap masukan. Feedback merupak umpan balik yang berarti seorang leader harus menguasai kapan dia memberikan kredit poin dan kapan memberikan kritik.

Ingin menjadi leader yang baik? Bisa kon syaratnya satu saja, menikah. Eh.

Malang, 10 Agustus 2023

Sunday, July 30, 2023

OPINI: MENYOAL PANDEMI COVID-19 YANG LALU

Sebuah repost…

Stakeholder di negara maju seperti US, Germany, Jepang, China, India berlomba temukan vaksin Covid-19, sementara masyarakat kita di Indonesia masih debat berkutat mencari pembenaran Covid-19 itu nyata atau hanya sekedar konspirasi.

Sampai kapan ya warga bangsa ini hidup di bawah kegelapan? Kita ini sering merasa sebagai bangsa timur yang menjunjung tinggi peradaban dan kultur, padahal salah satu kultur yang kita langgengkan adalah mencari atribusi (penghargaan) di mata orang lain.

Tidak jarang orang yang bukan ahlinya terus-terusan berbicara ngalor ngidul soal perihal yang sebenarnya mereka tidak tahu sama sekali. Politisi bicara dunia medis, aparat keamanan dan ketertiban bicara agama, pemusik bicara sains, dan seterusnya. Terus sampai pernyataan bias terulang-ulang sehingga menjadi biasa.

Masyarakat pun juga demikian mudahnya menerima mentah semua serapah yang disampaikan oleh orang yang tidak ahlinya. Bahkan sering dijadikan kutipan untuk kemudian dipamerkan kepada orang lain dalam kerangka hubungan sosial. Grup WA keluarga kadang isinya banyak berupa repost broadcast informasi yang sebenarnya adalah sampah.

Nafsu angkara murka adalah penyebab semua ini. Haus atribusi, ingin dipandang, butuh perhatian, ingin diikuti dan seterusnya. Itulah watak dasar manusia yang berasal dari sisi gelap sanubari alam kejahatan. Setan tak benar-benar hanya berwujud api seperti kiasan selama ini, seringkali malah berwujud manusia dalam berbagai sifat sikapnya yang hina.

Mojosari
Penghujung Juli 2020

Sunday, July 23, 2023

FAMILY: TUMBUH KEMBANG ANAKKU

Semua orang tua pasti peduli dengan tumbuh kembang anaknya. Begitu juga denganku selaku seorang ayah, setiap perilaku anakku tidak luput dari perhatian semaksimal mungkin. Aku mengamati dan mengikuti dengan cukup baik perkembangan di usia balitanya ini.

Ini penting saya sampaikan, anakku Val sangat tertarik dengan boneka karakter bayi. Dia menggendongnya dengan penuh kasih sayang sembari berucap lirih, “hay adek”. Apa artinya semua ini? Apakah dia secara naluriah batiniyah menginginkan seorang adik? Atau sebenarnya ini adalah bagian dari tumbuh kembang seorang balita?

Bahkan saat baju yang dikenakan oleh boneka karakter bayi ini lepas resletingnya di bagian belakang, Val anakku dengan nada lirih berkata, “ayah, bajunya lepas benerin ayah”. Tentu tumbuh kembang semacam ini sangat membahagiakan. Dia mulai mengerti banyak tentang apa yang dirasakan.

Waktu terus berjalan begitu cepatnya hingga tanpa sengaja Val sudah memiliki segudang kosa kata. Saat kecil dulu meskipun dia belum bisa bicara, selalu dan terus ku ajak monolog. Hari ini aku terperangah dengan ledakan kata-kata yang perlahan sudah dia susun sedemikan rupa sehingga mudah dipahami.

Sehat terus ya gadis kecilku, saat kamu sudah memutuskan untuk menimang boneka karakter bayi itu dengan kelembutan. Di sanalah ayah berharap hatimu terus konsisten berkembang penuh kelembutan dan kasih sayang. Semoga tumbuh kembangmu nanti disertai dengan terpilihnya presiden RI yang baik hati. Aamiin.

Friday, June 16, 2023

JOURNEY: SERBUAN WARTEG DI KOTA MALANG

Warteg Menyerbu Kota Malang

Siapa yang tidak mengenal warteg? Warung nasi dengan beraneka pilihan masakan dan lauk khas pantura kota Tegal ini dikenal cukup memuaskan bagi kalangan menengah ke bawah. Warteg mula-mula mendominasi Jabodetabek di mana ribuan warteg berdiri di sana.

Kabar gembiranya kini warteg juga hadir di kota Malang, Jawa Timur. Warteg yang saat ini menjamur di Malang ini asli dikelola oleh wong Tegal bukan warteg tiru-tiruan. Sedikitnya ada sekitar belasan warteg yang memang berdiri dengan model franchise alias kemitraan.

Yang paling terkenal tentu adalah franchise warteg dengan nama Kharisma Baharai, kemudian disusul warteg orange bahari alias WOB, menjamur di mana-mana di sudut keramaian kota Malang. Meskipun begitu ada nama lain yang cukup menjanjikan yaitu warteg AHZA bahari, mengusung tema bernuansa warna biru identik warna lautam alias bahari sebutan untuk kota Tegal.

Mungkin dulu jika menyebut warteg kita akan terpikir sebuah warung sederhana dengan beraneka menu pilihan yang menawarkan harga terjangkau, jauh dari kata mewah. Pendapat itu masih ada benarnya meskipun sebenarnya tidak lagi demikian. Warteg dengan konsep franchise kini memiliki manajemen dan tata kelola yang lebih baik.

Tercermin dari konsep interior warungnya yang tidak lagi terkesan kumuh, melainkan warteg model franchise ini dijaga senantiasa bersih kinclong dengan berbagai interior tambahan seperti adanya TV digital dan juga CCTV untuk memantau kejahatan yang bisa saja terjadi. Kuncinya terletak pada kebersihannya yang sangat dijaga. Pun begitu dengan desain exteriornya yang cukup mencolok memikat mata dengan cat berwarna fresh.

figure: warteg di kota Malang

Jika dulu makan di warteg lebih banyak bertujuan hemat karena harganya lumayan murah, mungkin kini agaknya menjadi lain. Makan di warteg kini mungkin lebih karena mencari varian menu yang kaya dan tidak membosankan. Ditambah layanan prima seperti penjelasan paragraf di atas menjadikan warteg merupakan salah satu tujuan dalam rangka memanjakan lidah dan perut.

Saat ini di kota Malang bisa kalian temukan warteg yang kaya pilihan menu masakan ini, antara lain warteg oren bahari di Singosari, di bendungan Sutami, di Ciliwung, kemudian warteg kharisma bahari di Blimbing, di UB, warteg Ahza di Wendit, warteg Jie di Lowokwaru, warteg sari rasa di Tlogomas, dan lain sebaginya yang akan sulit disebutkan satu persatu.

Jika warung nasi yang seringkali kita temui di kota manapun adalah warung nasi Padang. Kita sudah ada saingannya, yaitu warteg. Warung nasi dari Tegal, Jawa Tengah. Keberadaannya cukup mengancam eksistensi warung nasi yang sudah ada saat ini, dipungkiri atau tidak faktanya demikian.

Tertarik untuk mencoba breakfast, lunch, or dinner di warteg? Atau justru tertarik ikutan wirausaha buka warteg bergabung dengan franchise yang sudah ada? Siapa tahu ingin unik dengan first date (pacaran pertama) makan mesra di Warteg? Why not! Layak dicoba. Mari kita wartegkan seluruh perut masyarakat Indonesia. All of we are love warteg, warung Tegal. warung nasinya orang Indonesia.

Malang, 26-Mar-2023
Salam madhang!

Sunday, May 21, 2023

RELIGI: KANG DUL TAAT PADA GURU

Ruwiya an syaikhona…

Suatu ketika ada Kang Dul santri yang sudah lama tinggal di rumah karena telah lulus/boyong dari pondok, Kang Dul ini belum menikah dan alhamdulillah sehari-harinya bermanfaat untuk mulang ngaji anak-anak di langgar kampung dan sekaligus madrasah sederhana milik abahnya sendiri.

Image: Sosok santri
Source: Google

Di suatu kesempatan Kang Dul ini mendapatkan undangan dari almamaternya yaitu pondok pesantren yang pernah ia tempati dulu untuk menempa ilmu dan kedewasaan. Undangannya berupa haflah alias pesta reuni temu sesama alumni.

Tentu sangat girang dan bahagia sekali mendapatkan undangan haflah semacam itu, terbayang akan bertemu dengan banyak teman-teman satu alumni pondok dan akan ada banyak tawa bahagia mengingat masa-masa suka duka sewaktu nyantri.

Tapi _kersanengalah ndilalah_, saat meminta izin ternyata abahnya tidak mengizinkan Kang Dul ini berangkat ke haflah di pondoknya yang kebetulan di luar kota, karena diminta untuk tetap mulang arek-arek cilik ngaji sore di madrasahnya. Walhasil Kang Dul ini galau gak karuan.

Lalu sampai hari H tiba, hari H haflah itu Kang Dul tetap nekat berangkat pamit ke acara undangan haflah tersebut, dan membadalkan (mewakilkan) jadwalnya mulang ngaji arek-arek ke guru ngaji yang lain. Kang Dul nekat berangkat dengan alasan hasil ijtihad dalam hatinya adalah hormat/takdzim ke kyai di pondok almamaternya adalah keharusan.

Selepas selesai dan pulang dari menghadiri haflah tersebut, abah Kang Dul ini dengan wajah dingin bertanya. “Kowe wingi lak wis tak kandani gak usah menyang haflah, merga kowe wis wani mbantah abah, kowe kudu dihukum, paham ora?”

Kang Dul masih sempat beralasan nana-nini-ninu ke abahnya dengan hujjah/argumentasi ingin takdzim ke kyainya di pondoknya dulu. Ingin silaturahim juga dengan teman-teman seangkatannya dan seniornya dulu, intinya merasa apa keputusan yang dilakukannya adalah kebaikan.

Abahnya lalu menyuruh Kang Dul mengambil kitab durotun nasihin di almari koleksi kitab-kitab abahnya yang berada di ruang tamu. Abahnya dengan nada tinggi menyuruh Kang Dul membuka halaman bab birrul walidain (taat pada orang tua), “Woco, kuwi woco!” Sergah abah Kang Dul, “Paham pora kowe?”.

Kang Dul manthuk-manthuk ndredeg ketakutan, gak bisa ngomong apa-apa lagi selain hanya ndingkluk nggah-nggih. Karena Kang Dul juga sedikit banyak paham apa kandungan di kitab durotun nasihan pada bab/fasal birrul walidain itu. Membenarkan itu.

Lalu abah Kang Dul lanjut menjelaskan/ndukani dengan bilang, “aku iki yo wong tuwomu yo gurumu le!”, “Kowe cilik tak wulang syahadat, tak wulang iqro’, tak wulang fatihah, tak wulang andhap ashor lan toto kromo”. “Opo rumangsamu gurumu iku cuma kyaimu ndek pondok pesantren? Aku iki yo gurumu!”.

Kang Dul diam meneng klecep gak bisa mbantah lagi amarah abahnya. Kang Dul meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi lagi kejadian serupa di kemudian hari.

Ibrahnya (pelajarannya) apa yang bisa diambil dari sepenggal kisah ini?

Bila panutanmu itu benar dan perintahnya tidak bertentangan dengan syariat, maka wajib hukumnya taat terhadapnya. Anggap lah kamu ingin sangat takdzim dengan gurumu, tapi jika itu harus melalui fase mengecewakan orang tuamu yang notabene juga gurumu, sebaiknya ijtihad ulang tentang apa makna dari sami’na waata’na.

Wallahualam bhissowab…

Ditulis oleh:
Robi Cahyadi
(Santri kalong ngaji YouTube)

Saturday, April 22, 2023

RELIGI: KANG DUL MINTA AMALAN

Ruwiya an syaikhona…

Kang Dul minta amalan

Suatu ketika ada dua orang santri yang mendatangi mbah kyainya di ndalem, dua santri ini sengaja sowan karena hendak pulang ke kampung halaman setelah lima tahun lebih mondok dan ngawulo di pesantren mbah kyai ini.

Dua santri tadi minta aurad alias amalan-amalan khusus berharap agar hidupnya selepas mentas dari pesantren menjadi penuh kenikmatan duniawi alias sugih bondho dunyo, ndak kekurangan suatu apapun.

Mbah kyai manggut-manggut mengerti apa yang diinginkan dua santrinya tersebut, kemudian mbah kyai memberi dua orang Kang Dul santri ini sebuah amalan yaitu agar membaca surat al-ikhlas sebanyak sekian puluh kali dalam setiap bakda sholat fardlu.

Icon: Santri
Source: Google

Kang Dul pertama sangat girang, kemudian pamitan pulang dengan selanjutnya secara istikomah mengamalkan surat al-ikhlas tanpa henti di sepanjang hidupnya. Tapi alangkah malangnya nasib Kang Dul yang pertama ini, benar saja, hidupnya tiada satu pun kekurangan. Benar.

Bahkan masuk kategori sugih bondho dunyo, tapi sayangnya dampak dari sugih ini menjadikannya semakin jarang ngaji, semakin jarang berhalaqoh, semakin jauh dari pengamalan ilmu-ilmu yang pernah diajarkan oleh mbah kyainya sewaktu di pondok. Kemudian anak-anaknya pun ndak patek pinter ngaji, bahkan ndak patek terpandang di lingkungannya. Biasa mawon.

Bagaimana dengan Kang Dul yang kedua? Kang Dul ke dua memaknai lebih mendalam aurad yang mbah kyainya berikan itu, Kang Dul ini memaknai diberikannya aurad surat al-ikhlas adalah agar hatinya senantiasa ikhlas berada dalam situasi ekonomi apapun. Melarat dan sugih tempatnya di hati, yang penting tetap konsisten ngaji dan berhalaqoh ndak mburu babakan dunyo terlalu nemen-nemen.

Walhasil, Kang Dul kedua ini hidupnya tentram bahagia, tiada kekurangan juga meskipun sejatinya ndak patek sugih-sugih amat. Biasa saja sederhana. Tapi barokahnya semua anak-anak Kang Dul ke dua ini kemudian terlahir menjadi santri-santri yang cerdas pintar, alias ‘alim (penuh ilmu). Menjadi jujugan bagi persoalan-persoalan kemasyarakatan, manfaat pokoknya. Alhamdulillah.

Apa pesan dari sepenggal kisah nyata ini? Sebaik-baiknya bekal adalah ilmu, bukan bondho dunyo. Semoga kita menjadi bagian dari orang-orang yang dipenuhi kenikmatan seperti Kang Dul yang ke dua. Aamiin allahumma aamiin 🤲🏽

Selamat merayakan idulfitri 1444H, semoga kita disampaikan pada idulfitri di tahun-tahun mendatang. Selamat berbahagia menyambut hari kemenangan.

Ditulis oleh: Robi Cahyadi
(Santri kalong ngaji YouTube)

Saturday, March 18, 2023

TRAVELLING: GUNUNG PENANGGUNGAN JAWA TIMUR

Siapa yang tidak mengenal Gunung Penanggungan di Jawa Timur ini? Gunung bertipe strato volcano ini berstatus tidak aktif alias istirahat dari aktivitas vulkanik. Tidak ada catatan kapan terakhir letusan gunung ini, diduga letusan terakhir terjadi di era purba. Gunung ini sangat menarik perhatian karena terlihat jelas di sebelah barat dari jalur utama Surabaya-Malang.

Picture: Gunung Penanggungan terlihat dari Tamiajeng, Trawas, Mojokerto

Gunung Penanggungan dalam mitologi Jawa kuno dikenal sebagai bagian tak terpisahkan dari puncak gunung Mahameru yang tercecer saat secara magis dipindahkan dari tanah Hindustan ke Jawa. Oleh karena itu gunung ini dipercaya sebagai salah satu dari sembilan gunung suci oleh penganut hindu.

Berdasarkan studi terakhir selama dua tahun (2012-2014) ditemukan 116 situs percandian atau objek kepurbakalaan, mulai dari kaki sampai mendekati puncak gunung. Eksplorasi oleh tim dari Universitas Surabaya (Ubaya) hingga 2017 telah menginvetarisasi 198 situs/bangunan kepurbakalaan, sangat kaya sejarah.

Di kaki gunung Penanggungan ini sedikitnya bisa kita temukan berbagai candi tempat pamujan, beribadah. Antara lain komplek Candi Belahan, Candi Selokelir, Candi Jedong, hingga Komplek Petirtan Jolotundo yang dikenal bermata air suci nan mengawetmudakan itu.

Gunung Penanggungan berketinggian sekitar 1650 MDPL dan berada di dua wilayah yaitu Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Mojokerto. Jalur pendakian paling familier untuk menuju puncak Penanggungan adalah jalur Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kab. Mojokerto, Jawa Timur.

Tertarik merasakan sensasi pendakian puncak Gunung Semeru tapi versi replikanya? Tidak ada salahnya mencoba Gunung Penanggungan ini. Dengan trip sebentar dan tidak ‘ngoyo’ kalian bisa mendapatkan bonus vibes mistis dan nuansa Jawa kuno di sekitar sini.

Salam lestari.
Robi Cahyadi (bukan Dzawin Nur)

Monday, February 20, 2023

MANUFAKTUR: MENGENAL SCADA SYSTEM

Ada berkecimpung di dunia industri? Di sektor manufaktur khususnya? Sudah mengenal SCADA sebagai suatu sistem monitoring dan control dalam sebuah aktivitas kerja alat atau mesin? Mari mengenalnya sedikit demi sedikit. Dengan mengenal SCADA system, memungkinkan anda untuk mengotomasi proses kerja di pabrik anda.

SCADA pada haikikatnya merupakan kependekan dari Supervisory Control And Data Acquisition yang diartikan sebagai sistem kendali industri berbasis komputer yang melakukan kontrol untuk industri, infrastruktur, dan proses fasilitas. Sistem ini memiliki empat fungsi dalam penerapannya yaitu:

1. Proses/kontrol (sensor dan aktuator)
2. Komunikasi data jaringan (pada umumnya menggunakan jaringan internet / ethernet)
3. Akuisisi data (pada umumnya menggunakan device khusus semisal PLC atau lainnya)
4. Penyajian data (pada umumnya menggunakan HMI - human machine interface

Sistem SCADA dilengkapi dengan GUI (Graphical User Interface) yang memudahkan dalam navigasi dan pengontrolan high level process yang membutuhkan ketepatan tingkat tinggi, reaksi cepat, serta proses yang kompleks. Meskipun begitu, sistem ini masih bisa diprogram karena memiliki fitur Programmable Logic Controller alias PLC. Sehingga bisa disesuaikan dengan mesin di sekitarnya dan tidak terbatas untuk penggunaan proses satu bidang industri saja.

Umumnya penggunaan SCADA sering ditemukan pada industri-industri besar yang memiliki cara kerja project-driven-process, misalnya penjernihan air, pengeboran dan pengolahan minyak bumi, dan lain sebagainya. Kita akan bahas lebih lanjut tentang penggunaan sistem ini nanti.

Secara sederhana, SCADA bekerja dengan memanfaatkan sensor dan aktuator yang terhubung dengan control logic & calculation. Sehingga tim operator yang bertugas untuk mengawasi proses sebuah sistem tidak perlu mengoperasikan seluruh komponen dalam proses tersebut secara manual.

Sistem SCADA akan menggerakan seluruh motor dan komponen yang untuk menyelesaikan proses tersebut sesuai dengan logic yang sudah ditanamkan dalam sistem ini dan berdasarkan pengawasan dari tim operator. Sejak awal dikembangkan, SCADA System memang ditujukan sebagai sistem remote-access yang lebih canggih dan bisa diprogram untuk menyelesaikan proses dengan tingkat kompleksitas tinggi pada berbagai bidang industri. Sederhananya, sistem ini merupakan DCS (Disributed Control System) namun bisa digunakan untuk skala produksi yang lebih besar.

Sistem ini juga bisa memonitor dan mengoperasikan seluruh mesin dalam pabrik di lokasi yang berbeda. Tak heran jika SCADA menjadi salah satu tipe ICS (Industrial Control System) yang paling banyak digunakan oleh hampir seluruh industri international.

Sebagai contohnya, saya akan mengilustarsikan aplikasi SCADA system dalam sebuah industri manufaktur yang nantinya akan mengontrol levelling oil di storage tank. Mari kita simak ulasan sederhana yang akan memudahkan anda dalam memahami SCADA system ini.

Figure 1: Sebuah tangki oil hanya menggunakan prinsip kerja limit siwtch untuk safety sistemnya



Figure 2: Tangki oil didesain menambahkan sensor di beberapa titik leveling (berbasis liter ataupun kilogram dan persentase) untuk mengetahui secara real time berada di level mana kapasitasnya


Figure 3: Dengan menggunakan SCADA system yang terdiri dari sensor - device acquisiton data - dan HMI maka pengontrolan tangki oil bisa diotomasi menjadi lebih mudah dan efisien melalui dashboard HMI yang diinstal di ruang kerja


Figure 4: HMI - human machine interface dipasang di ruang kerja dengan tampilan cukup lengkap dan informatif meliputi; berapa level oil di store tank, apa statusnya, dan bagaimana kondisinya

Dengan SCADA system ini memungkinkan pelaku industri khusunya pelaku operasional mendapatkan banyak benefit antara lain:

1. Monitoring dan control menjadi lebih mudah dan efisien karena cukup dengan memantau HMI
2. Dapat mengetahui kondisi real time untuk kemudian memudahkan dalam menentukan keputusan
3. Meminimalisir terjadinya kesalahan atau human error

Demikian sedikit penjelasan tentang bagaimana SCADA system bekerja. Semoga bermanfaat dan berguna bagi yang berkenan membacanya.

Salam improvement,
Robi Cahyadi



Sunday, January 8, 2023

MANUFAKTUR: MENGENAL STERILISASI RETORT

Mengenal Sterilisasi (Proses Retort Horizontal)

Apa itu sterilisasi? Kenapa menjadi titik kritis pada proses pengalengan produk pangan? Mari kita pelajari sedikit salah satu tahapan proses setrilisasi produk pangan, yaitu prinsip dasar proses sterilisasi pada mesin retort.

Sterilisasi merupakan salah satu proses pengolahan bahan pangan dengan tujuan membunuh mikroorganisme termasuk spora bakteri berbahaya agar bahan pangan menjadi lebih tahan lama (meingkatkan masa kadaluawarsa) dan tentunya dengan target aman dikonsumsi.

Pengemasan produk pangan tentunya bertujuan untuk melindungi bahan pangan dari lingkunganya dan mempertahankan higienitas suatu bahan pangan agar lebih awet. Salah satu contoh pengemasan dengan tujuan pengawetan adalah dengan cara pengalengan (canning) dan kemudian mensterilkannya.

Proses sterilisasi dengan membunuh mikroorganisme biasanya dilakukan pada suhu tinggi, para ahli dibidang pangan menentukan waktu sterilisasi komersil adalah di kisaran 121,1°C. Sterilisasi produk pengalengan (canning) perlu diatur sesuai dengan karakteristik bahan pangan yang dikalengkan.

Retort horizontal merupakan mesin sterilisasi yang sangat umum digunakan di industri pengalengan (canning) karena efektifitasnya, mampu menampung produk dalam jumlah yang relatif banyak dibanding jika menggunakan jenis retort vertikal.

Prinsip kerja dari mesin retort adalah pemanas pada retort akan menguapkan air hingga membentuk uap panas. Semakin lama uap panas ini akan menggantikan udara awal dari dalam retort, sehingga hanya tersisa uap panas murni di dalam retort.

Uap panas murni tersebutlah yang akan digunakan untuk memanaskan bahan pangan yang terdapat dalam kaleng. Harapannya tentu produk dalam kaleng tersebut mampu bertahan lebih lama alias awet jika dibandingkan tanpa perlakuan sterilisasi.

Picture: diagram static horizontal retort
Source: JBT Corp.

Komponen-komponen penting pada mesin retort pada dasarnya adalah meliputi berikut ini:

(1) Dinding retort: bahan yang digunakan untuk retort adalah plat baja dengan ketebalan minimal ¼ inch dan pintu retort dilengkapi dengan kunci pengaman untuk menahan tekanan tinggi saat proses.
(2) Steam spreader atau penyemprot uap panas: pada retort horizontal dilengkapi penyemprot uap sepanjang retort agar uap panas dapat tersebarkan secara merata di dalam retort.
(3) Vent: tempat keluarnya udara sebelum proses venting time dimulai, dikontrol dengan gate valve sehingga targetnya hanya tersisa uap panas murni dalam retort.
(4) Thermometer: untuk membaca temperatur dalam retort.
(5) Manometer/pressure gauge: untuk mengukur tekanan, di dalam retort, tekanan yang digunakan berkisar pada 0-31 psi.
(6) Keran-keran pipa atau nozzle: untuk keluar masuk air dan uap.
(7) Bleeder: untuk masuknya uap/steam.
(8) Alat pencatat temperatur/waktu : setiap retort harus dilengkapi setidaknya satu alat pencatat temperatur/waktu. Pencatat dapat dikombinasikan dengan pengatur uap.

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat, selamat berlibur.