Saturday, January 11, 2020

TIPS JITU UNTUK JOB SEEKER JOBSTREET


Dear my friends, para pemburu kerja atau yang biasa disebut dengan job hunter, jadi begini lho bro tak jelasin sedikit ya semoga menambah wawasan klen-klen semua. Ada beberapa hal yang harus kita ketahui tentang apply pekerjaan via jobstreet. Jika klen kebetulan merupakan salah satu dari ratusan ribu orang yang sedang memburu pekerjaan, ada baiknya menyimak wawasan berikut ini. Cuzzz!

First! Pertama nih bro.

Jobstreet itu ndak punya patokan waktu tertentu untuk apply, jadi bebas saja mau tengah malam atau tengah hari, mau weekend atau weekday pokok bebas, bagusnya sistem ini adalah ketika lamaran pertama kali diposting bisa jadi kamu berpotensi menjadi orang pertama yg apply. Di saat HR buka jobstreet kamu berada di urutan pertama. Nah ini dia!

Second! Yang kedua.

Unprocess, dari ratusan bahkan ribuan pelamar tuh, pihak jobstreet akan memproses lamaran kamu sesuai dengan skill, pengalaman, serta data diri kamu. Ketika dirasa sesuai kamu bisa menjadi di urutan 25 terbaik! Sebaliknya ketika tidak sesuai dengan permintaan perusahaan, besar kemungkinan kamu ramashook dan tidak akan di proses oleh jobstreet. Sabar yak!

Third! Yang ketiga.

Shortlist, kandidat terbaik akan terseleksi dengan sendirinya bro, bisa jadi ada 10 sampai 20 yang akan di buka CV-nya dan discreening data dirinya oleh HR via jobstreet. Jadi rajinlah update dan do the best buat melengkapi data you, oh iya pakailah bahasa yang mudah dipahami agar bisa berada di data shortlist HR. Ojo keminggris kalau memang ndak expert bahasa inggirsnya!

Last! Yang terakhir!

Interview, jika CV dan data di akun jobstreet kamu sering diview sama HR, proses selanjutnya akan dikabari via jobstreet untuk di interview. Beberapa perusahaan terkadang memilih untuk langsung memanggil dirimu untuk interview padahal kamu ndak merasa apply. Hal itu terjadi karena perusahaan membutuhkan kandidat sesuai dengan pengalaman serta skill yang kamu miliki. Intinya you menarik di mata doi (HR)!

Selanjutnya ndak usah gupuh dan panik apalagi baper ketika ndak pernah ada panggilan via jobstreet setelah you nyoba berkali-ratus apply. 

Selamat melamar dan perbaiki diri yak! Perbanyak baca saja saran saya, iqra’ adalah perintah pertama Tuhan pada Rasul untuk mengubah wajah dunia dari gelap gulita menjadi terang benderang. Wis gitu ae! 😁

Robi Cahyadi
Deputi Bidang Mental PSJ-4

MECHANICAL; 7 PRINSIP MANAJEMEN MUTU

Dengan direvisinya sistem manajemen mutu ISO 9001 : 2008 menjadi ISO 9001 : 2015 terjadi beberapa perubahan –perubahan yang cukup signifikan dan salah satunya adalah perubahan prinsip manajemen mutu dari 8 menjadi 7 prinsip manajemen mutu.


Pada ISO 9001:2008 prinsip manajemen mutu terdiri dari 8 prinsip diantaranya,
1. Costumer Focus
2. Leadership
3. Involvement of People
4. Process Approach
5. System Approach to management
6. Continual Improvement
7. Factual Approach Decision Making
8. Mutual Benficial Suppliers Relationship

Pada ISO 9001: 2015, Prinsip ke 4 dan ke 5 digabungkan menjadi satu, sehingga hanya ada 7 prinsip manajemen mutu.

Perbedaan Prinsip manajemen Mutu ISO 9001: 2008 vs ISO 9001: 2015 adalah sebagai berikut:

ISO 9001: 2008
1. Costumer Focus 
2. Leadership 
3. Involvement of People 
4. Process Approach 
5. System Approach to management 
6. Continual Improvement 
7. Factual Approach Decision Making
8. Mutual Benificial Suppliers

 ISO 9001: 2015
1. Costumer Focus
2. Leadership
3. Engagement of People
4. Process Approach
5. Improvement
6. Evidence-Based Decision Making
7. Relationship Management

Berikut penjabaran ke 7 Prinsip Manajemen Mutu ISO 9001:2015

1 Costumer Focus : Fokus utama manajemen mutu adalah untuk memenuhi persyaratan pelanggan dan berjuang untuk melampaui harapan pelanggan.

2 Leadership : Pemimpin dari semua tingkatan menetapkan serta menyatukan tujuan, arahan dan menciptakan kondisi dimana orang-orang terlibat dalam mencapai sasaran organisasi.

3 Engagement of People: Kompeten, mampu diberdayakan, dan keterlibatan orang-orang di semua tingkatan, adalah hal yang penting untuk menambah kapabilitas organisasi dalam menciptakan dan memberikan nilai.

4 Process Approach : Hasil yang dapat diprediksi dan konsisten akan tercapai lebih efektif dan efisien jika aktifitas-aktifitas dapat dimengerti dan dikelola sebagai proses-proses yang saling berkaitan serta berfungsi sebagai suatu sistem yang utuh.

5 Improvement : Organisasi-organisasi yang sukses selalu fokus terhadap perbaikan.

6 Evidence-Based Decision Making : Pengambilan keputusan berdasarkan analisis dan evaluasi data dan informasi memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk mencapai hasil yang diharapkan.

7 Relationship Management : Untuk mempertahankan kesuksesan, organisasi harus mengelola hubungannya dengan pihak-pihak yang berkepentingan diantaranya adalah para pemasoknya.

Sumber:
ISO Quality Management Principles 2015