Sunday, June 3, 2012

Sumber Hukum Aswaja

Sedikit mengingatkan kembali berkaitan dengan keilmuan tentang islam.
Bagi ahlussunah wal jamaah ada 4 sumber hukum yg dijadikan rujukan.
1. al quran
2. sunnah rasul
3. ijma'a
4. qiyas

  Apabila dalam kehidupan warga aswaja (ahlussunah wal jamaah) terdapat permasalahan2 kehidupan, maka pemecahan pertama adalah dicari dalil2nya dalam al-quran, bila ada, maka selesai sudah persoalan tersebut. Tapi bila dalam al-quran tidak ditemukan, maka pemecahannya dalam sunnah nabi, apabila ditemukan maka selesai pula, dan apabila tidak, maka aswaja mencari pemecahan dalam ijma (kesepakatan) para ahlul halli wal aqli dikalangan ulama terdahulu. Apabila tidak terdapat pemecahan dalam ijma, maka warga aswaja memecahkan masalah tersebut dengan menggunakan akal mereka untuk melakukan ijtihad dengan mengqiyaskan hal2 yang belum diketahui status hukumya dengan hal2 yang sudah diketahui status hukumnya, apabila kedua hal tersebut memiliki faktor2 persamaan. Dasar2 dalil penggunaan 4 sumber hukum ini adalah,

1. firman Allah dalam surat an-nisa:59, "Attiullahu" taatlah kamu kepada Allah (menunjukkan alquran), "wa atiurrasul" taatlah kamu kepada rasululloh (menunjukkan assunah), "wa ulil amri" (isyarat tentang penggunaan ijma ulama ahlul halli wal aqli) serta "fain tanaaza'tum fii syain farudduuhu ilallahi" (isyarat tentang qiyas)

2. hadist nabi yang diriwayatkan imam al-tirmidzi, dimna ketika rasul mengutus sahabat Muadz bin jabal untuk menjadi Qodhi di yaman,
"hai muadz, bila kamu menghadapi perkara, bagaimana kamu memutuskan? saya akan memutuskan dengan kitabulloh ya rosul, apabila tidak terdapat dalam alquran lalu bagaimana kamu memutuskannya? Akan kuputuskan dengan sunahmu ya rosul, apabila tidak terdapat pula dalam sunahku lantas bagaimana? Tanya nabi. Maka saya akan berijtihad dengan akal secara sungguh2, jawab Muadz. Lantas rasul pun berkata, segala puji bagi Allah yang telah memberi petunjuk pada utusan rosulnya"

pada akhirnya, kita sebagai warga aswaja hendaknya selalu bertaffakur kpd 4 sumber hukum tersebut.

Penggunaan Integral

Integral dalam kehidupan sehari-hari sangatlah luas cangkupannya seperti digunakan di bidang teknologi, fisika, ekonomi, matematika, teknik dan bidang-bidang lain. Integral dalam bidang teknologi diantaranya digunakan untuk memecahkan persoalan yang berhubungan dengan volume,panjang kurva, memperkirakan populasi,keluaran kardiak, usaha, gaya dan surplus konsumen.

Dalam bidang matematika dan fisika penerapan integral juga digunakan,seperti dalam matematika digunakan untuk menentukan luas suatu bidang,menentukan volum benda putar dan menentukan panjang busur. Sedangkan dalam fisika integral digunakan untuk analisis rangkaian listrik arus AC, analisis medan magnet pada kumparan, dan analisis gaya-gaya pada struktur pelengkung. penerapan integral dalam bidang teknik digunakan untuk mengetahui volume benda putar dan digunakan untuk mengetahui luas daerah pada kurva.

Contoh integral dalam kehidupan sehari-hari,kita tahu kecepatan sebuah motor pada waktu tertentu, tapi kita ingin tau posisi benda itu pada setiap waktu. Untuk menemukan hubungan ini kita memerlukan proses integral (antidiferensial) dan Lihat gedung Petronas di Kuala Lumpur atau gedung-gedung bertingkat di Jakarta. Semakin tinggi bangunan semakin kuat angin yang menghantamnya. Karenanya bagian atas bangunan harus dirancang berbeda dengan bagian bawah. Untuk menentukan rancangan yang tepat, dipakailah integral.

Berikut adalah contoh soal integral dalam bidang teknik:

SOAL:
Seorang peneliti meramalkan  bahwa pada t tahun setelah saat ini populasi penduduk di sebuah bantaran sungai akan berubah dengan laju  6t2 + 2t + 5 orang per tahun. Peneliti tersebut juga menemukan bahwa tingkat populasi di sungai tersebut bertambah dengan laju mendekati 0,5 satuan per orang. Berapa banyak  populasi (dalam ukuran satuan) di dalam sungai itu 5 tahun mendatang jika populasi pada saat ini adalah 50 orang dan tingkat populasi pada saat ini adalah 60 satuan.

JAWAB:
Misalkan P(t) menyatakan populasi di bantaran sungai t tahun sejak saat ini.
Laju perubahan dari populasi terhadap waktu adalah dP/dT = 6t2 + 2t +5 orang per tahun
 P(t) = ʃ dt
= ʃ (6t2 + 2t +5) dt
= 2t3 + t2 +5t + c
P(0) = 50    C = 50
Jadi, P(t) = 2t3 + t2 +5t + 50
Lima tahun yang akan datang jumlah populasi di bantaran sungai adalah:
 P(5) = 2(5)3 +52 + 5(5) + 50 = 350 orang

Thursday, May 31, 2012

Tembang: Lir-Ilir Sebagai Falsafah Jawa

Ada sedikit intermezo untuk anda ketahui bahwa filosofi orang jawa itu sangat kuat dengan nilai-nilai luhurnya, berikut adalah petikan sekaligus makna syair lir ilir yang sudah sangat mendunia.

Ilir-ilir


Lir-ilir, lir-ilir
tandure wis sumilir
Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar
Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi
Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro
Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir
Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore
Mumpung padhang rembulane mumpung jembar kalangane
Yo surako… surak hiyo…



Sayup-sayup bangun (dari tidur)
Pohon sudah mulai bersemi,
Demikian menghijau bagaikan gairah pengantin baru
Anak penggembala, tolong panjatkan pohon blimbing itu,?
walaupun licin(susah) tetap panjatlah untuk mencuci pakaian
Pakaian-pakaian yang koyak(buruk) disisihkan
Jahitlah, benahilah untuk menghadap nanti sore
Mumpung terang rembulannya
Mumpung banyak waktu luang
Mari bersorak-sorak ayo…

 
Lir-ilir, judul dari tembang di atas. Bukan sekedar tembang dolanan biasa, tapi tembang di atas mengandung makna yang sangat mendalam. Tembang karya Kanjeng Sunan ini memberikan hakikat kehidupan dalam bentuk syair yang indah. Carrol McLaughlin, seorang profesor harpa dari Arizona University terkagum kagum dengan tembang ini, beliau sering memainkannya. Maya Hasan, seorang pemain Harpa dari Indonesia pernah mengatakan bahwa dia ingin mengerti filosofi dari lagu ini. Para pemain Harpa seperti Maya Hasan (Indonesia), Carrol McLaughlin (Kanada), Hiroko Saito (Jepang), Kellie Marie Cousineau (Amerika Serikat), dan Lizary Rodrigues (Puerto Rico) pernah menterjemahkan lagu ini dalam musik Jazz pada konser musik “Harp to Heart“.

Apakah makna mendalam dari tembang ini? Mari kita coba mengupas maknanya.

  Lir-ilir, lir-ilir tembang ini diawalii dengan ilir-ilir yang artinya bangun-bangun atau bisa diartikan hiduplah (karena sejatinya tidur itu mati) bisa juga diartikan sebagai sadarlah. Tetapi yang perlu dikaji lagi, apa yang perlu untuk dibangunkan? Apa yang perlu dihidupkan? hidupnya Apa? Ruh? kesadaran? Pikiran? terserah kita yang penting ada sesuatu yang dihidupkan, dan jangan lupa disini ada unsur angin, berarti cara menghidupkannya ada gerak..(kita fikirkan ini)..gerak menghasilkan udara. ini adalah ajakan untuk berdzikir. Dengan berdzikir, maka ada sesuatu yang dihidupkan.

  Tandure wus sumilir, Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar. Bait ini mengandung makna kalau sudah berdzikir maka disitu akan didapatkan manfaat yang dapat menghidupkan pohon yang hijau dan indah. Pohon di sini artinya adalah sesuatu yang memiliki banyak manfaat bagi kita. Pengantin baru ada yang mengartikan sebagai Raja-Raja Jawa yang baru memeluk agama Islam. Sedemikian maraknya perkembangan masyarakat untuk masuk ke agama Islam, namun taraf penyerapan dan implementasinya masih level pemula, layaknya penganten baru dalam jenjang kehidupan pernikahannya.

  Cah angon cah angon penekno blimbing kuwi. Mengapa kok “Cah angon” ? Bukan “Pak Jendral” , “Pak Presiden” atau yang lain? Mengapa dipilih “Cah angon” ? Cah angon maksudnya adalah seorang yang mampu membawa makmumnya, seorang yang mampu “menggembalakan” makmumnya dalam jalan yang benar. Lalu,kenapa “Blimbing” ? Ingat sekali lagi, bahwa blimbing berwarna hijau (ciri khas Islam) dan memiliki 5 sisi. Jadi blimbing itu adalah isyarat dari agama Islam, yang dicerminkan dari 5 sisi buah blimbing yang menggambarkan rukun Islam yang merupakan Dasar dari agama Islam. Kenapa “Penekno” ? ini adalah ajakan para wali kepada Raja-Raja tanah Jawa untuk mengambil Islam dan dan mengajak masyarakat untuk mengikuti jejak para Raja itu dalam melaksanakan Islam.

  Lunyu lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro. Walaupun dengan bersusah payah, walupun penuh rintangan, tetaplah ambil untuk membersihkan pakaian kita. Yang dimaksud pakaian adalah taqwa. Pakaian taqwa ini yang harus dibersihkan.

  Dodotiro dodotiro, kumitir bedah ing pinggir. Pakaian taqwa harus kita bersihkan, yang jelek jelek kita singkirkan, kita tinggalkan, perbaiki, rajutlah hingga menjadi pakain yang indah ”sebaik-baik pakaian adalah pakaian taqwa“.

  Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore. Pesan dari para Wali bahwa suatu ketika kamu akan mati dan akan menemui Sang Maha Pencipta untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatanmu. Maka benahilah dan sempurnakanlah ke-Islamanmu agar kamu selamat pada hari pertanggungjawaban kelak.

  Mumpung padhang rembulane, mumpung jembar kalangane. Para wali mengingatkan agar para penganut Islam melaksanakan hal tersebut ketika pintu hidayah masih terbuka lebar, ketika kesempatan itu masih ada di depan mata, ketika usia masih menempel pada hayat kita.

  Yo surako surak hiyo. Sambutlah seruan ini dengan sorak sorai “mari kita terapkan syariat Islam” sebagai tanda kebahagiaan. Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu (Al-Anfal:25)

(Dinukil dari berbagai sumber)

Tuesday, May 29, 2012

logika matematika


  Assalamualaikum,
Masih ingatkah anda dengan materi matematika tentang logika?
Kira-kira itu adalah materi kelas 1 SMA, yah, logika matematika. Cukup menarik untuk dibahas mengingat banyak dati kita yang mungkin kadang lupa atau bahkan sama sekali belum mengerti apa itu logika matematika. Logika matematika adalah cabang logika dan matematika yang mengandung kajian matematis logika dan aplikasi kajian ini pada bidang-bidang lain di luar matematika. Logika matematika berhubungan erat dengan ilmu komputer dan logika filosofis. Dan tentunya sangat banyak kegunaan dari logika matematika tersebut antara lain:

Kegunaan logika

  1. Membantu setiap orang yang mempelajari logika untuk berpikir secara rasional, kritis, lurus, tetap, tertib, metodis dan koheren.
  2. Meningkatkan kemampuan berpikir secara abstrak, cermat, dan objektif.
  3. Menambah kecerdasan dan meningkatkan kemampuan berpikir secara tajam dan mandiri.
  4. Memaksa dan mendorong orang untuk berpikir sendiri dengan menggunakan asas-asas sistematis
  5. Meningkatkan cinta akan kebenaran dan menghindari kesalahan-kesalahan berpkir, kekeliruan serta kesesatan.
  6. Mampu melakukan analisis terhadap suatu kejadian.
  7. Terhindar dari klenik , gugon-tuhon ( bahasa Jawa )
  8. Apabila sudah mampu berpikir rasional,kritis ,lurus,metodis dan analitis sebagaimana tersebut pada butir pertama maka akan meningkatkan citra diri seseorang.
Saya akan mencoba menuliskan kembali terkait itu, pertama-tama anda pasti akan bertanya, apa ya logika matematika itu? Maka dari itu mari kita sedikit mengulangnya.

1.       Pernyataan dan kalimat terbuka
A.      Pernyataan adalah kalimat yang mempunyai nilai benar saja atau salah saja. Tetapi tidak kedua-duanya.
Contoh:
6 adalah bilangan genap (benar)
Jakarta adalah ibukota Indonesia (benar)
10 adalah bilangan kuadrat (salah)
Dll.
 Menentukan kebenaran dari suatu pernyataan, pertama kita bisa menggunakan:
-          Dasar empiris
Yaitu adalah menentukan kebenaran atau kesalahan suatu pernyataan berdasar fakta yang ada.
Misal: ibukota sulawesi selatan adalah makassar
-          Dasar tak empiris
Yaitu adalah menentukan kebenaran atau kesalahan suatu pernyataan dengan berdasar perhitungan matematika.
Misal: X2 – 4X+4=0 adalah berakar sama, bukti: D= b2 – 4ac = 0 akar sama.

B.      Kalimat terbuka adalah kalimat yang mempunyai variabel atau peubah sehingga dapat ditentukan kebenarannya.
Kalimat terbuka dapat berubah menjadi pernyataan jika peubahnya diganti oleh suatu anggota semesta pembicaraan. Anggota semesta pembicaraan yang mengganti peubah dalam kalimat terbuka menjadi pernyataan yang benar disebut Penyelesaian.
Contoh:
X adalah ibukota jawa timur.  maka X disini maksudnya adalah Surabaya. Maka surabaya adalah sebagai penyelesaian.

2.       Negasi atau ingkaran
Notasi dari negasi adalah sebagai berikut:
~P dibaca: tidak benar P atau bukan P
Jika P adalah pernyataan yang benar maka negasi P merupakan pernyataan yang salah atau sebaliknya.
Contoh:
P : Kota Bandung adalah ibukota jawa barat (benar)
~P: Kota Bandung bukan ibukota jawa barat (salah)

P : 2+9=11 (benar)
~P: 2+9≠11 (salah)

P : semua murid senang
~P: beberapa murid tidak senang

Kesimpulan:
pernyataan
negasi
semua
Beberapa tidak, ada yang tidak
beberapa
Semua tidak

Tabel negasi:
 
Mungkin sementara ini saja tentang logika matematika yang ingin  saya sajikan, selanjutnya insyaallah akan saya bahas lagi kepada masalah yang berkitan dengan pernyataan majemuk, implikasi, biimplikasi, negasi dari pernyataan majemuk dll.
Mengingat masih banyak materi ini kiranya saya juga harus perlu banyak mengulang atau mengingat kembali.
Yah, saya harap ini sedikit bermanfaat buat anda untuk mengingat ulang materi matematika sewaktu SMA. Bagi yang merasa ingin menambahkan tentunya sangat saya persilakan.

Salam solodarity forever.

Friday, May 25, 2012

Koperasi Indonesia


Assalamualaikum sahabatku,
Oke, kali ini saya akan sedikit berbicara tentang cabang ekonomi, atau lebih tepatnya kita sebut sebagai pengetahuan umum terkait kewirausahaan. Sebagai orang yang bersosial tentu kita akan banyak sekali di hadapkan pada kenyataan bahwa kehidupan ini tak lepas dari finansial atau keuangan, nah dari banyak kiat kita membangun basis ekonomi yang kuat dalam diri sendiri ataupun keluarga tak ada salahnya kita megikutsertakan diri dan brkecimpung dalam dunia koperasi, yah, saya akan sedikit membahas apa pengertian koperasi itu.
Mungkin tidak akan asing bagi anda semua, sekedar mengingatkan saja.
 
Koperasi? Apakah kopersi itu?
Jadi seperti ini, sesuai dengan undang-undang perkoperasian,  yaitu UUD RI no. 25 tahun 1992 pasal 1 disebutkan bahwa koperasi adalah badan anggota yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat berasas kekeluargaan.

Lantas, apa ajakah prinsip koperasi itu sendiri?
Dalam pasal 5 tentang prinsip kopersai disebutkan bahwa prinsip koperasi ada 7 yaitu:
1.       Keanggotaan bersifat sukarela
2.       Dikelola secara demokratis
3.       SHU adil sebanding dengan jasa atau usaha masing-masing anggota
4.       Balas jasa terbatas modal
5.       Kemandirian
6.       Pendidikan koperasi
7.       Kerjasama antar koperasi

Selanjutnya , menilik pengetian dan prinsip-prinsip koperasi diatas, apa yang dapat kita peroleh? Tentu adalah pendidikan serta keyakinan kuat pada dri kita bahwa koperasi itu seyogyanya menjadi bagian dari sistem pengembangan ekonomi kita untuk lebih maju.
Seperti yang kita tahu bahwa fingsi dan peran koperasi itu sendiri adalah membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggotanya pada khususnya, dan masyarakat umum pada umumnya untuk lebih meningkatkan kesejahteraan ekonomi sosialnya.
Dari keikiutsertaan kita sebagai anggota sebuah koperasi, tentu kita akan sangat familiar dengan yang namanya SHU, yah, inilah yang biasa dinanti-nantikan okeh anggota, sebuah hasil keuntungan dari proses usaha badan koperasi tersebut.

Apakah SHU itu?
SHU atau yang dalam kepanjangannya yaitu Sisa Hasil Usaha, adalah surplus yang diperoleh koperasi dalam 1 tahun periode pembukuan.
 *untuk lebih jauh membahas tentang SHU semoga saya dapat menyajikannya dalam tulisan berikutnya.

Yah, mungkin itu saja dulu tentang seklumit pengertian dan prinsip koperasi, semoga memberikan wawasan serta dapat memacu kita untuk menjadikan koperasi sebagai basic ekonomi masyarakat yang tangguh.
Tentunya dengan pembelajaran yang lebih lanjut tentang kopersi kita nantinya akan mempunyai skil atau kecakapan dalam usaha mandiri, yang tentunya akan semakin memacu kita untuk lebih kreatif, ulet, percaya diri, dan mempunyai motivasi tinggi untuk sukses. Amin.

Salam solidarity forever...