Sunday, August 20, 2023

OPINI: 3 HAL YANG TIDAK BOLEH DIIRIT

Ini ilmu sekaligus filosofi dari Tiongkok. Boleh tidak sependapat, silakan saja tapi saya pribadi meyakini betul bahwa tiga hal ini memang seyogyanya tidak boleh diirit. Tidak boleh dipusingkan.

Tidak boleh diirit di sini dalam pengertian tidak perlu dipusingkan alias diperhitungkan terlalu dalam. Sehingga tiga hal yang semestinya memberi manfaat pada hidup, justru menjadi sebaliknya saat kita memaksa mengiritnya. Sengsara.

Apa saja 3 hal ini? Berikut penjelasannya. Mohon dibaca dan diperhatikan betul setiap diksi dan pilihan kata dalam tulisan saya nanti. Ini akan mempengaruhi bagaimana anda mencerna pesan yang ingin saya sampaikan.

Pertama: Dana Penunjang Kesehatan

Maksudnya bagaimana? Ya, anda tidak boleh berpikir terlalu njelimet atau bahkan mengerem alokasi dana yang diperuntukkan menunjang kesehatan anda. Alih-alih anda ingin berhemat soal dana kesehatan, yang ada anda akan dihampiri sakit dan sesungguhnya sakit itu akan memerlukan dana yang lebih besar lagi. Teorinya begitu.

Jika anda ingin sehat bugar, anda memerlukan asupan nutrisi yang bergizi. Asupan bergizi menurut kampanye Order Baru era Repelita Soeharto bisa didapatkan dari 4 sehat 5 sempurna. Karbohidrat, protein, lemak baik, vitamin, zat besi. Atau sederhananya nasi, lauk pauk, sayur, buah, dan susu. Anda harus penuhi itu semua meski harus mengeluarkan kocek lebih misalnya. Paham kan?

Ke dua: Dana Kasih Sayang ke Orang Tua

Ini berat, ini sulit dan tentunya tidak mudah. Alih-alih mencadangkan dana khusus untuk rasa sayang ke orang tua. Kadang, dapur sendiri saja ndak patek ngebul. Bener pora? Yo pora? Tapi hendaknya anda tidak perlu risaukan perihal dana ini. Hemat dan terlalu irit di area ini, saya ucapkan selamat anda akan menata hidup untuk sengsara sepanjang hayat.

Jangan pelit ke orang tua, jangan terlalu hemat jika itu untuk kepentingan kasih sayang ke orang tua. Yang bicara soal ini tentu bukan pakar tata kelola ekonomi keluarga, tapi firman Tuhan. Bagaimana semestinya orang tua yang sudah banyak berkorban untuk anaknya, layak mendapatkan kasih sayang yang sebenarnya jika dihitung ulang mustahil kita sebagai anak mampu melampaui kasih sayang mereka. Renungkan lagi perihal dana ini.

Ke tiga: Dana Investasi Pendidikan

Anda muslim? Anda kristen? Anda hindu atau budha? Atau bahkan anda sekalipun agnostic, percaya Tuhan itu ada tapi tidak bersedia memeluk agama apapun? Bebas. Apapun keyakinan anda, saya sepenuh hati haqulyakin bahwa di dunia yang materialistis ini manusia butuh investasi leher ke atas. Investasi otak alias pendidikan.

Jika anda terlalu rumit dan risau perihal alokasi dana pendidikan sehingga menyebabkan anda sendiri atau anak-anak anda tidak menginginkan pendidikan terbaik. Wassalam, sebentar lagi keturunan anda, bisa jadi keturunan pertama alias anak atau keturunan ke dua alias cucu, mungkin juga sampai cicit akan mengalami era sulit bersaing di zaman globalisasi. Irit dana pendidikan sama halnya dengan menyiapkan generasi anda sebagai sandwich. Terhimpit.

Pesannya tentu mudah sekali dipahami jika anda merupakan seorang yang open mind. Jangan irit atau terlalu perhitungan terhadap tiga hal di atas. Boleh jadi saat ini anda memang sedang tidak baik-baik saja secara finansial, meski begitu tetap prioritaskan tiga hal itu. Apalagi jika anda sedang dalam gelimang rezeki, kok ngempet dan nggegem soal 3 dana ini, pertanda keblangsakan akan segera mendatangi.

Merdeka! 🇮🇩

Malang, 20 Agustus 2023
Minggu cerah yang insyaallah dipenuhi berkah

- Robi Cahyadi -

Saturday, August 19, 2023

OPINI: SIFAT WAJIB LEADER

5 sifat wajib seorang leader (pemimpin):

1. Komunikator yang baik
2. Mempunyai daya konektifitas
3. Good attitude (must)
4. Menyampaikan goal dan harapan
5. Pemberi feedback yang baik

Bagaimana menurut kalian? Sudahkah kalian menjadi leader yang baik khususnya di tengah keluarga?

Komunikator yang baik didefinisikan sebagai kemampuan kita dalam membangun komunikasi yang efektif di dalam tim, tidak bertele-tele, semua kerangka komunikasinya sederhana dan mudah dipahami.

Daya konektifitas terdefinisi sebagai kemampuan dalam memahami berbagai jenis perilaku dalam sebuah tim, mampu menyatukan berbagai ego yang ada menjadi satu visi misi, team work.

Good attitude tentunya adalah sebuah keharusan, terdiri dari apa saja? Banyak. Bejibun. Kita harus sopan, murah senyum, ramah, pendengar yang baik, menghormati orang lain, dan lain sebagainya.

Menyampaikan goal dan harapan ini penting karena leader merupakan sosok pemimpin, panutan, pembawa arah sebuah tim akan menuju apa dan ke mana. Mudah? Tentu tidak. Harus diasah terus menerus agar expert dalam kemampuan ini.

Pemberi feedback yang baik berarti menjadi leader harus bisa menilai dan merespon setiap masukan. Feedback merupak umpan balik yang berarti seorang leader harus menguasai kapan dia memberikan kredit poin dan kapan memberikan kritik.

Ingin menjadi leader yang baik? Bisa kon syaratnya satu saja, menikah. Eh.

Malang, 10 Agustus 2023

Sunday, July 30, 2023

OPINI: MENYOAL PANDEMI COVID-19 YANG LALU

Sebuah repost…

Stakeholder di negara maju seperti US, Germany, Jepang, China, India berlomba temukan vaksin Covid-19, sementara masyarakat kita di Indonesia masih debat berkutat mencari pembenaran Covid-19 itu nyata atau hanya sekedar konspirasi.

Sampai kapan ya warga bangsa ini hidup di bawah kegelapan? Kita ini sering merasa sebagai bangsa timur yang menjunjung tinggi peradaban dan kultur, padahal salah satu kultur yang kita langgengkan adalah mencari atribusi (penghargaan) di mata orang lain.

Tidak jarang orang yang bukan ahlinya terus-terusan berbicara ngalor ngidul soal perihal yang sebenarnya mereka tidak tahu sama sekali. Politisi bicara dunia medis, aparat keamanan dan ketertiban bicara agama, pemusik bicara sains, dan seterusnya. Terus sampai pernyataan bias terulang-ulang sehingga menjadi biasa.

Masyarakat pun juga demikian mudahnya menerima mentah semua serapah yang disampaikan oleh orang yang tidak ahlinya. Bahkan sering dijadikan kutipan untuk kemudian dipamerkan kepada orang lain dalam kerangka hubungan sosial. Grup WA keluarga kadang isinya banyak berupa repost broadcast informasi yang sebenarnya adalah sampah.

Nafsu angkara murka adalah penyebab semua ini. Haus atribusi, ingin dipandang, butuh perhatian, ingin diikuti dan seterusnya. Itulah watak dasar manusia yang berasal dari sisi gelap sanubari alam kejahatan. Setan tak benar-benar hanya berwujud api seperti kiasan selama ini, seringkali malah berwujud manusia dalam berbagai sifat sikapnya yang hina.

Mojosari
Penghujung Juli 2020

Sunday, July 23, 2023

FAMILY: TUMBUH KEMBANG ANAKKU

Semua orang tua pasti peduli dengan tumbuh kembang anaknya. Begitu juga denganku selaku seorang ayah, setiap perilaku anakku tidak luput dari perhatian semaksimal mungkin. Aku mengamati dan mengikuti dengan cukup baik perkembangan di usia balitanya ini.

Ini penting saya sampaikan, anakku Val sangat tertarik dengan boneka karakter bayi. Dia menggendongnya dengan penuh kasih sayang sembari berucap lirih, “hay adek”. Apa artinya semua ini? Apakah dia secara naluriah batiniyah menginginkan seorang adik? Atau sebenarnya ini adalah bagian dari tumbuh kembang seorang balita?

Bahkan saat baju yang dikenakan oleh boneka karakter bayi ini lepas resletingnya di bagian belakang, Val anakku dengan nada lirih berkata, “ayah, bajunya lepas benerin ayah”. Tentu tumbuh kembang semacam ini sangat membahagiakan. Dia mulai mengerti banyak tentang apa yang dirasakan.

Waktu terus berjalan begitu cepatnya hingga tanpa sengaja Val sudah memiliki segudang kosa kata. Saat kecil dulu meskipun dia belum bisa bicara, selalu dan terus ku ajak monolog. Hari ini aku terperangah dengan ledakan kata-kata yang perlahan sudah dia susun sedemikan rupa sehingga mudah dipahami.

Sehat terus ya gadis kecilku, saat kamu sudah memutuskan untuk menimang boneka karakter bayi itu dengan kelembutan. Di sanalah ayah berharap hatimu terus konsisten berkembang penuh kelembutan dan kasih sayang. Semoga tumbuh kembangmu nanti disertai dengan terpilihnya presiden RI yang baik hati. Aamiin.

Friday, June 16, 2023

JOURNEY: SERBUAN WARTEG DI KOTA MALANG

Warteg Menyerbu Kota Malang

Siapa yang tidak mengenal warteg? Warung nasi dengan beraneka pilihan masakan dan lauk khas pantura kota Tegal ini dikenal cukup memuaskan bagi kalangan menengah ke bawah. Warteg mula-mula mendominasi Jabodetabek di mana ribuan warteg berdiri di sana.

Kabar gembiranya kini warteg juga hadir di kota Malang, Jawa Timur. Warteg yang saat ini menjamur di Malang ini asli dikelola oleh wong Tegal bukan warteg tiru-tiruan. Sedikitnya ada sekitar belasan warteg yang memang berdiri dengan model franchise alias kemitraan.

Yang paling terkenal tentu adalah franchise warteg dengan nama Kharisma Baharai, kemudian disusul warteg orange bahari alias WOB, menjamur di mana-mana di sudut keramaian kota Malang. Meskipun begitu ada nama lain yang cukup menjanjikan yaitu warteg AHZA bahari, mengusung tema bernuansa warna biru identik warna lautam alias bahari sebutan untuk kota Tegal.

Mungkin dulu jika menyebut warteg kita akan terpikir sebuah warung sederhana dengan beraneka menu pilihan yang menawarkan harga terjangkau, jauh dari kata mewah. Pendapat itu masih ada benarnya meskipun sebenarnya tidak lagi demikian. Warteg dengan konsep franchise kini memiliki manajemen dan tata kelola yang lebih baik.

Tercermin dari konsep interior warungnya yang tidak lagi terkesan kumuh, melainkan warteg model franchise ini dijaga senantiasa bersih kinclong dengan berbagai interior tambahan seperti adanya TV digital dan juga CCTV untuk memantau kejahatan yang bisa saja terjadi. Kuncinya terletak pada kebersihannya yang sangat dijaga. Pun begitu dengan desain exteriornya yang cukup mencolok memikat mata dengan cat berwarna fresh.

figure: warteg di kota Malang

Jika dulu makan di warteg lebih banyak bertujuan hemat karena harganya lumayan murah, mungkin kini agaknya menjadi lain. Makan di warteg kini mungkin lebih karena mencari varian menu yang kaya dan tidak membosankan. Ditambah layanan prima seperti penjelasan paragraf di atas menjadikan warteg merupakan salah satu tujuan dalam rangka memanjakan lidah dan perut.

Saat ini di kota Malang bisa kalian temukan warteg yang kaya pilihan menu masakan ini, antara lain warteg oren bahari di Singosari, di bendungan Sutami, di Ciliwung, kemudian warteg kharisma bahari di Blimbing, di UB, warteg Ahza di Wendit, warteg Jie di Lowokwaru, warteg sari rasa di Tlogomas, dan lain sebaginya yang akan sulit disebutkan satu persatu.

Jika warung nasi yang seringkali kita temui di kota manapun adalah warung nasi Padang. Kita sudah ada saingannya, yaitu warteg. Warung nasi dari Tegal, Jawa Tengah. Keberadaannya cukup mengancam eksistensi warung nasi yang sudah ada saat ini, dipungkiri atau tidak faktanya demikian.

Tertarik untuk mencoba breakfast, lunch, or dinner di warteg? Atau justru tertarik ikutan wirausaha buka warteg bergabung dengan franchise yang sudah ada? Siapa tahu ingin unik dengan first date (pacaran pertama) makan mesra di Warteg? Why not! Layak dicoba. Mari kita wartegkan seluruh perut masyarakat Indonesia. All of we are love warteg, warung Tegal. warung nasinya orang Indonesia.

Malang, 26-Mar-2023
Salam madhang!